Badan Gizi Nasional secara resmi telah mengeluarkan kebijakan baru yang melarang penggunaan minuman rasa susu, minuman mengandung susu, serta susu kental manis dalam daftar menu Program Makan Bergizi Gratis.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa asupan yang diterima oleh anak-anak benar-benar memiliki nilai gizi yang murni dan berkualitas tinggi bagi tumbuh kembang mereka.
Regulasi tersebut menetapkan bahwa susu yang diperbolehkan hanyalah jenis hewani murni seperti susu pasteurisasi, susu ultra-high temperature, dan susu steril full cream plain.
Selain itu, produk susu harus memiliki komposisi susu segar minimal 80 persen serta telah mengantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan tanpa tambahan gula rafinasi, pengawet, maupun perisa sintetis.
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut dan mendesak adanya pengawasan ketat dalam implementasinya di lapangan. Keberhasilan program ini tidak boleh hanya diukur dari kuantitas makanan yang mengenyangkan, melainkan harus berfokus pada pemenuhan nutrisi yang nyata.
Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh hanya dinilai dari kenyangnya penerima manfaat, tetapi juga harus memastikan kualitas dan kandungan gizinya. Karena itu, penggunaan produk yang benar-benar memberikan nilai gizi tentu harus menjadi perhatian utama.
Saat teknis pelaksanaan, penting juga menjaga rantai dingin atau cold chain agar kualitas susu tetap terjaga hingga sampai ke tangan penerima manfaat.
Netty Prasetiyani Aher mewanti-wanti agar tidak terjadi distorsi antara kebijakan yang telah ditetapkan di tingkat pusat dengan praktik pengadaan barang di daerah yang berisiko menurunkan standar keamanan pangan.
Keputusan di tingkat pusat harus benar-benar diterapkan di lapangan. Sehingga, jangan sampai terjadi sudah ada standar yang baik, tetapi dalam proses pengadaan dan distribusi justru muncul produk yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Pembatasan jenis susu ini dinilai sebagai peluang strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan melalui penyerapan produk dari peternak sapi perah lokal.
Sumber: Tribun News
#MakanBergiziGratis #MBG #MenuMBG #BadanGiziNasional #PelajarKorbanMBG
No Comments Yet...