Jumlah siswa diduga mengalami gangguan kesehatan akibat makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) kembali bertambah 1 orang. Mereka dilaporkan mengalami keluhan sama, seperti mual, pusing, hingga sakit perut. Tambahan ini memperpanjang daftar siswa yang sempat menjalani perawatan medis menjadi 21 orang.
Kepala Puskesmas Mamasa, Iriyana mengatakan, para siswa tersebut berasal dari 5 sekolah berbeda di Kabupaten Mamasa. 1 pasien baru yang dilaporkan mengalami keluhan sama berasal dari SD 010 Timoro, Kabupaten Mamasa. Sedangkan pasien sebelumnya, di antaranya 14 orang dari SMP Negeri 1 Tabulahan, 4 siswa SMK 1 Tabulahan, 1 siswa SMP 6, dan 1 siswa SD 017 Pepatian.
Jumlah siswa yang masih menjalani perawatan hingga hari ini sisa 4 orang. Tiga orang dirawat di Puskesmas Tabulahan dan 1 orang dirawat di Rumah Sakit Umum Mamuju. Sementara 17 siswa lainnya sudah diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sembuh usai menjalani perawatan medis.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamasa, dr. Ratna Sari Dewi mengaku belum bisa memastikan penyebab puluhan siswa diduga mengalami gangguan Kesehatan setelah makan MBG. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium BPOM terhadap sampel makanan.
Sumber: Kompas
#KorbanMBG #MBGMamasa #DapurMBG #MakanBergiziGratis #GerakanBawaBekal
No Comments Yet...