Kementerian Perhubungan Kejar Zero ODOL, Pengawasan Makin Ketat
Truk kelebihan muatan bukan cuma soal jalan cepat rusak. Ada risiko yang jauh lebih mahal: keselamatan pengguna jalan. 🚛⚠️
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kini memperketat pengawasan angkutan barang dan mengejar target zero ODOL (Over Dimension Over Load).
Mengapa diperketat?
Sepanjang 2025, tercatat 141.608 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mencapai 21.717 jiwa.
Kemenhub juga mencatat angkutan barang berkontribusi sekitar 10% terhadap keterlibatan dalam kecelakaan lalu lintas berdasarkan data Korlantas Polri.
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan mengatakan, kejadian kecelakaan dan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan saat ini sangat memprihatinkan. Untuk mengejar zero ODOL, pengawasan tidak lagi hanya mengandalkan cara konvensional.
Kemenhub mulai memperkuat:
🚛 Pengawasan dimensi dan muatan kendaraan
📡 ETLE HUB untuk pengawasan berbasis teknologi
📄 SUMBA (Surat Muatan Barang) yang terintegrasi dengan ETLE HUB
⚖️ Sistem penimbangan kendaraan di sejumlah pelabuhan penyeberangan
📋 Penguatan aturan melalui revisi UU LLAJ
Kemenhub juga ingin memastikan perusahaan angkutan umum menerapkan 10 elemen Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU). Sebab, perusahaan yang menerapkan 10 elemen SMK PAU dengan sepenuhnya dan baik biasanya cenderung jarang terlibat kecelakaan.
Jadi, persoalannya bukan sekadar berapa ton muatan yang dibawa truk.
Ketika dimensi dan muatan kendaraan tidak sesuai aturan, yang dipertaruhkan adalah keselamatan semua orang di jalan.
Sumber: Kontan
#ZeroODOL #ODOL #Kemenhub #AngkutanBarang #Truk
No Comments Yet...