error code:
Monitor KRISNA Pacitan
Sign-In
Verify Email Address Account Sign-Out
Menu
News
Program
Schedule Shows Specials
Program
Schedule Shows Specials
Staff

Embed The Radio Player In Your Website
Copy the code below and paste it into your website.

Download our desktop apps

Back to news

Dosen Malaysia Bikin Gempar Sebut Orang Melayu Bisa Terbang, Kini Dipecat Kampus

2026-08-26 11:00:00
9
0



Dosen di Malaysia mendadak viral karena pernyataannya yang menyebut orang melayu bisa terbang. Solehah Yaacob, nama dosen tersebut, menyatakan bahwa bangsa Melayu kuno memiliki kemampuan luar biasa, termasuk kemampuan terbang, dan mereka membagikan keterampilan tersebut kepada orang China.

Solehah Yaacob menceritakan soal ini saat berada dalam sebuah podcast gabungan. Pernyataan ini ramai dibahas masyarakat Malaysia sampai viral di luar negeri. Banyak yang menyayangkan ucapan Solehah Yaacob soal klaim orang melayu dapat terbang dan mengajarkan kemampuan tersebut kepada masyarakat China melalui teknik kungfu pada tahun lalu.

Karena ucapannya ini, kampus Universitas Islam Internasional Malaysia (UIAM) tempatnya mengajar terpaksa memecatnya karena pemikiran Solehah Yaacob dinilai mencoreng kampus.

UIAM menyatakan bahwa dosen bahasa Arab tersebut tidak lagi menjabat sebagai profesor di universitas itu sejak 27 April 2026. Solehah Yaacob tidak diperbolehkan menggunakan gelar atau jabatan apa pun yang berkaitan dengan universitas, maupun mengeklaim afiliasi dengan lembaga tersebut.

Solehah Yaacob sebelumnya menjadi sorotan publik karena sejumlah pandangannya yang kontroversial, termasuk mengenai sejarah dan peradaban Melayu. Sebuah video yang memperlihatkan dirinya mengeklaim bahwa bangsa Romawi mempelajari pembuatan kapal dari bangsa Melayu menjadi viral tahun lalu.

Hal tersebut kemudian mendorong Menteri Pendidikan Tinggi, Zambry Abdul Kadir, untuk menyerukan agar para dosen universitas menghindari membuat klaim di luar bidang keahlian mereka.

Baru-baru ini, Solehah Yaacob juga mengemukakan teori bahwa melimpahnya bijih besi di Kedah kuno mungkin disebabkan oleh hujan meteor pada zaman dahulu. Tingkahnya ini disebut banyak masyarakat sebagai pseudosejarah (pseudohistory), yaitu sejarah palsu yang dibangun melalui cerita-cerita tidak masuk akal dan khayalan, dengan mengumpulkan bahan yang tidak sahih.

Ketua Dewan Pengelola Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Profesor Datuk Seri Dr. Md Salleh Yaapar, mendesak Solehah Yaacob agar menghindari sikap berlebihan ketika membahas sejarah. Ia mengakui bahwa bangsa Melayu memiliki hubungan dengan Tiongkok kuno, khususnya pada masa Dinasti Tang dari tahun 618 hingga 907 Masehi, melalui perdagangan dan pembuatan kapal.


Sumber: Kompas
#BangsaMelayu #Malysia #BuDosen #Datuk #DewanPengelolaDewanBahasadanPustaka #TiongkokKuno #kedah #UniversitasIslamInternasionalMalaysia

Share This Article

Comments

Add Comment
Login to comment Verify your email to comment

No Comments Yet...

There was an error while fetching comments, Please try again later

888888888

mmmmmmmmm

ooooooooo

nnnnnnnnn

ttttttttt

uuuuuuuuu

eeeeeeeee

sssssssss

wwwwwwwww

hhhhhhhhh

rrrrrrrrr

fffffffff

iiiiiiiii

ddddddddd

aaaaaaaaa

yyyyyyyyy

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

ddd

aaa

yyy

month

88

88

day

88888

88888

UTC

88

88

hour

:

88

88

minute

:

88

88

second

am

pm

Program Lineup

Previous Article

Festival Rontek Pacitan 2026 Hadirkan Konsep Panggung Berjalan
Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mempersiapkan gelaran Festival Rontek Pacitan 2026 dengan menghadirkan konsep b
2026-07-14 10:00:00
36

Next Article

KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe, Tersangka Baru Kasus Importasi Barang
KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe, Tersangka Baru Kasus Importasi Barang
2026-08-26 18:05:00
8
MonitorKRISNAPacitan
Privacy Policy Terms Of Service radio hosting internet radio hosting
Powered By Caster.fm Streaming Solutions.