error code:
Monitor KRISNA Pacitan
Sign-In
Verify Email Address Account Sign-Out
Menu
News
Program
Schedule Shows Specials
Program
Schedule Shows Specials
Staff

Embed The Radio Player In Your Website
Copy the code below and paste it into your website.

Download our desktop apps

Back to news

Saat Wapres Minta Maaf Pada Korban MBG, Kepala BGN Justru Salahkan Ortu, Guru, Wartawan hingga LSM

2026-09-21 00:00:00
7
0

 

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meminta maaf kepada orangtua korban atas berbagai kasus gangguan kesehatan dalam program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono justru menuding ramainya perbincangan terkait MBG dilandasi motif politik.

Bagaimana semestinya pejabat negara bersikap saat program prioritasnya terkena masalah?

Berkemeja hitam polos, Wakil Presiden Gibran berjalan menyusuri lorong diiringi pengawalnya yang berkemeja biru langit, di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Jumat, 11 September 2026. Wakil Presiden Gibran menghentikan langkah kaki saat sejumlah orangtua pasien keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) memanggil namanya. Tanpa keraguan, sekelompok orangtua pasien itu mendekat dan mengutarakan keluh kesahnya.

”Enggak, Bu. Yang salah, kan, kami. Ibu enggak salah. Ibu enggak salah. Yang salah kami. Makanya, saya mohon maaf. Kemarin, kami harus urus kebakaran hutan lebih dulu di Kalimantan. Ada kejadian ini, saya langsung terbang ke sini untuk memastikan Bapak, Ibu, dan orangtua murid tidak terbebani,” kata Wakil Presiden Gibran.

Secuplik momen Gibran berbincang dengan orangtua korban itu kemudian viral. Banyak warganet membicarakannya. Tidak sedikit yang memuji putra sulung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo itu karena telah menunjukkan empatinya dalam menyikapi kasus keracunan tersebut.

Obrolan soal video itu semakin heboh setelah beredar video lain yang menampilkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Dalam video itu Sudaryono menyebut bahwa secara keseluruhan orang tidak ada masalah dengan program MBG.

”MBG secara keseluruhan, kalau anda lihat di bawah, itu orang tuh enggak ada masalah sama MBG. Ini yang ramai di medsos. Kenapa ramai? Satu adalah ideologis. Ini masalah urusan politik nomor satu. Yang ramein (meramaikan) gurunya, yang ramein orangtua siswanya, yang ramein adalah wartawannya. Yang ramein adalah orang-orang oknum LSM dan sebagainya. Itu ideologis-politis,” kata Sudaryono. 


Sumber: Kompas
#DapurMBG #GerakanBawaBekal #MakanBergiziGratis #KorbanMBG #BadanGiziNasional

Share This Article

Comments

Add Comment
Login to comment Verify your email to comment

No Comments Yet...

There was an error while fetching comments, Please try again later

888888888

mmmmmmmmm

ooooooooo

nnnnnnnnn

ttttttttt

uuuuuuuuu

eeeeeeeee

sssssssss

wwwwwwwww

hhhhhhhhh

rrrrrrrrr

fffffffff

iiiiiiiii

ddddddddd

aaaaaaaaa

yyyyyyyyy

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

ddd

aaa

yyy

month

88

88

day

88888

88888

UTC

88

88

hour

:

88

88

minute

:

88

88

second

am

pm

Program Lineup

Previous Article

Festival Rontek Pacitan 2026 Hadirkan Konsep Panggung Berjalan
Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mempersiapkan gelaran Festival Rontek Pacitan 2026 dengan menghadirkan konsep b
2026-07-14 10:00:00
37

Next Article

Mobil Listrik Diduga Halangi Jalan Ambulans yang Antar Pasien Lansia Kritis di Solo
Mobil Listrik Diduga Halangi Jalan Ambulans yang Antar Pasien Lansia Kritis di Solo Mobil listrik berwarna putih didug
2026-09-21 19:20:00
29
MonitorKRISNAPacitan
Privacy Policy Terms Of Service radio hosting internet radio hosting
Powered By Caster.fm Streaming Solutions.