Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan kritik keras terhadap kinerja sejumlah BUMN. Sebab, terlalu banyak perusahaan pelat merah yang tidak produktif dan terus mengalami kerugian. Bahkan, laporan keuntungan sebagian BUMN tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
Tidak berhenti di kritik, pemerintah juga menyiapkan perombakan besar-besaran.
📌 290 BUMN disebut sudah ditutup.
📌 Pemerintah menargetkan hanya 300 BUMN yang tersisa pada Desember 2026.
📌 BUMN yang dipertahankan harus produktif dan menciptakan nilai tambah bagi rakyat.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti jumlah BUMN yang jauh lebih banyak dari perkiraannya. Presiden mengira hanya ada 300 atau 400, ternyata ada 1.074 BUMN.
Yang tidak kalah mengejutkan, Presiden Prabowo Subianto bahkan mengusulkan pengadilan ad hoc untuk mengusut direksi BUMN dalam 30 tahun terakhir. Namun, juga dibuka opsi amnesti bagi mereka yang mengakui kesalahan dan “bertobat”.
Sumber : Kompas
#BUMN #LaporanUntung #Pemerintah #PresidenRI #PrabowoSubianto #Pengadilan
No Comments Yet...