error code:
Monitor KRISNA Pacitan
Sign-In
Verify Email Address Account Sign-Out
Menu
News
Program
Schedule Shows Specials
Program
Schedule Shows Specials
Staff

Embed The Radio Player In Your Website
Copy the code below and paste it into your website.

Download our desktop apps

Back to news

Prabowo Sebut Pengupas Bawang Asal Bogor Dibayar Rp700 Ribu/Kg, Buruh Pasar Legi: Rp10 Ribu/Karung

2026-08-15 07:40:00
25
0

Media sosial ramai memperbincangkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Perhatian publik salah satunya tertuju ketika Prabowo Subianto memperkenalkan seorang buruh harian asal Kabupaten Bogor bernama Susanah yang hadir langsung dalam sidang tersebut. Susanah bekerja sebagai buruh harian dengan pekerjaan mengupas bawang dengan upah Rp700.000 per kilogram.

Selain mengandalkan penghasilannya, Susanah disebut mendapatkan bantuan pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya, termasuk pendidikan anak-anaknya.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial. Sebab, kondisi yang disampaikan dalam pidato kenegaraan itu dinilai berbeda dengan kondisi sejumlah buruh pengupas bawang di daerah lain.

Salah satunya dialami Gini, 53 tahun, buruh pengupas bawang yang sehari-hari bekerja di Pasar Legi, Kota Solo Jawa Tengah. Gini mengaku terkejut ketika mengetahui adanya penyebutan upah Rp700.000 untuk setiap kilogram bawang yang dikupas.

Menurutnya, sistem pembayaran buruh pengupas bawang di Pasar Legi tidak dihitung berdasarkan kilogram. Para buruh justru dibayar berdasarkan jumlah karung yang berhasil mereka kupas. Hitungannya satu karung krawang mendapat upah Rp10 ribu, bukan kiloan.

Gini mengatakan dirinya selama ini hanya mengupas bawang putih.
Ia tidak mengetahui secara pasti apakah sistem pembayaran untuk pengupas bawang merah juga sama.

Pekerjaan tersebut sudah dijalani Gini sekitar tiga tahun. Setiap hari, Gini datang langsung ke Pasar Legi Solo. Ia mengambil satu karung krawang bawang dari gudang milik seseorang untuk kemudian dibawa dan dikupas.

Gini biasanya mulai bekerja sejak pagi hingga sore hari.
Namun, jumlah bawang yang mampu diselesaikan setiap harinya tidak selalu sama. Dalam kondisi normal, ia mengaku hanya mampu menyelesaikan sekitar tiga karung bawang dalam sehari.

Dengan tarif Rp10 ribu per karung, penghasilan yang diperoleh Gini dari pekerjaan tersebut sekitar Rp30 ribu sehari. Jumlah tersebut tentu jauh berbeda apabila dibandingkan dengan angka Rp700.000 per kilogram yang disebut dalam pidato Presiden RI, Prabowo Subianto.


Sumber: Tribun News
#KupasBawang #PasarLegiSolo #SoloJawaTengah #PidatoPresidenPrabowo #PrabowoSubianto

Share This Article

Comments

Add Comment
Login to comment Verify your email to comment

No Comments Yet...

There was an error while fetching comments, Please try again later

888888888

mmmmmmmmm

ooooooooo

nnnnnnnnn

ttttttttt

uuuuuuuuu

eeeeeeeee

sssssssss

wwwwwwwww

hhhhhhhhh

rrrrrrrrr

fffffffff

iiiiiiiii

ddddddddd

aaaaaaaaa

yyyyyyyyy

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

ddd

aaa

yyy

month

88

88

day

88888

88888

UTC

88

88

hour

:

88

88

minute

:

88

88

second

am

pm

Program Lineup

Previous Article

Festival Rontek Pacitan 2026 Hadirkan Konsep Panggung Berjalan
Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mempersiapkan gelaran Festival Rontek Pacitan 2026 dengan menghadirkan konsep b
2026-07-14 10:00:00
36

Next Article

Kisah Susanah pekerja Kupas Bawang yang Disebut Presiden Prabowo hilang dari Website Resmi Komdigi
Kisah Susanah pekerja Kupas Bawang yang Disebut Presiden Prabowo hilang dari Website Resmi Komdigi
2026-08-16 13:00:00
17
MonitorKRISNAPacitan
Privacy Policy Terms Of Service radio hosting internet radio hosting
Powered By Caster.fm Streaming Solutions.