error code:
Monitor KRISNA Pacitan
Sign-In
Verify Email Address Account Sign-Out
Menu
News
Program
Schedule Shows Specials
Program
Schedule Shows Specials
Staff

Embed The Radio Player In Your Website
Copy the code below and paste it into your website.

Download our desktop apps

Back to news

Makna Lagu Dangdut Koplo Campursari "Kusuma Wijaya"

2026-08-21 13:05:00
5
0



Karena menggunakan bahasa Jawa yang puitis, penuh simbol, dan menyentuh sisi batin siapa pun yang mendengarkannya, sehingga banyak orang yang penasaran dengan makna dari lagu "Kusuma Wijaya". Apalagi ketika dibawakan dengan suara merdu, lagu ini bukan sekadar alunan musik, tetapi juga menyimpan pesan emosional yang kuat.

Lagu berjudul "Kusuma Wijaya" merupakan karya cipta Rendra Kemana. Lagu ini resmi dirilis pada 11 Mei 2025 melalui kanal YouTube Rendra Kemanaea.

Lagu ini merupakan tembang dengan bahasa Jawa yang sarat makna puitis dan filosofis. Judulnya terinspirasi dari bunga legendaris, wijaya kusuma, yang dalam budaya Jawa sering dikaitkan dengan kemurnian hati, kejayaan, dan keabadian.

Bunga wijaya kusuma memiliki keistimewaan karena mekar hanya pada malam hari. Inilah yang menjadikannya sebagai simbol ketenangan dan keindahan yang tersembunyi.

Lirik pembukanya yang berbunyi: “Lunging mekar lan semi, puspita ing taman sari, manglung manungsung wengi, kalayan wulane ndadari” menggambarkan bunga (kembang) yang mekar di taman pada malam hari, ditemani sinar bulan purnama (wulane ndadari).

Bunga yang mekar di malam sunyi ini melambangkan keindahan batin, ketulusan, dan kemurnian. Semua hal yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang memahami nilai spiritual.

“Ngambar rum sasmita, sang kumbang wewayang, ngrangsang pucuk sarining kembang, kembang.” Di sini, kumbang digambarkan sebagai sosok yang tertarik pada sari bunga, melambangkan hubungan harmonis antara manusia dengan keindahan dan cinta yang tulus. Ada pesan bahwa keindahan sejati memancarkan daya tarik alami tanpa paksaan.

Di bagian reffrain, lirik “Kusumaning ratri mung sawiji, kinanthi mematri sajroning ati kang suci, lintang-lintang panjer ana antariksa, amimbuhi ayu sang rina, kusuma wijaya” menegaskan bahwa kusumaning ratri (bunga malam) adalah satu-satunya simbol keindahan yang mematri di hati yang suci.

Kehadiran bintang-bintang di langit memperindah malam, seakan melengkapi pesona bunga wijaya kusuma. Ini menggambarkan perpaduan harmoni alam dengan keindahan spiritual yang abadi.

Bunga wijaya kusuma yang mekar di kegelapan malam, mengingatkan bahwa kemurnian dan kebaikan akan selalu tampak meski tidak ditonjolkan. Bintang, bulan, dan bunga menjadi simbol keteraturan alam yang mendukung keindahan spiritual.

Kemudian, sosok kumbang yang mendekati bunga melambangkan rasa cinta atau ketertarikan. Dua hal yang muncul karena keindahan batin, bukan hanya rupa.

Bisa disimpulkan bahwa makna dan lirik lagu "Kusuma Wijaya" ini mengisahkan keindahan sejati yang muncul dari hati yang murni, diibaratkan seperti bunga wijaya kusuma yang mekar di malam hari. Keindahan yang bukan sekadar fisik, tetapi lebih pada aura batin, ketulusan, dan kemuliaan hati.

Share This Article

Comments

Add Comment
Login to comment Verify your email to comment

No Comments Yet...

There was an error while fetching comments, Please try again later

888888888

mmmmmmmmm

ooooooooo

nnnnnnnnn

ttttttttt

uuuuuuuuu

eeeeeeeee

sssssssss

wwwwwwwww

hhhhhhhhh

rrrrrrrrr

fffffffff

iiiiiiiii

ddddddddd

aaaaaaaaa

yyyyyyyyy

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

ddd

aaa

yyy

month

88

88

day

88888

88888

UTC

88

88

hour

:

88

88

minute

:

88

88

second

am

pm

Program Lineup

Previous Article

Festival Rontek Pacitan 2026 Hadirkan Konsep Panggung Berjalan
Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mempersiapkan gelaran Festival Rontek Pacitan 2026 dengan menghadirkan konsep b
2026-07-14 10:00:00
36

Next Article

Lirik Lagu Dangdut Koplo Campursari "Kusuma Wijaya"
Lirik Lagu Dangdut Koplo Campursari Kusuma Wijaya Lunging mekar lan semi Puspita ing taman sari Manglung manun
2026-08-21 20:10:00
5
MonitorKRISNAPacitan
Privacy Policy Terms Of Service radio hosting internet radio hosting
Powered By Caster.fm Streaming Solutions.