Puluhan orang terdiri atas siswa dan guru di SD Negeri 1 Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami gejala panas, diare, hingga mual usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Patalan 2 pada Jumat, 4 September 2026.
Guru kelas 4A, Markus, menceritakan menu yang disajikan berupa potato wedges, buah semangka, sayur buncis wortel, tempe garit, dan bistik galantin. Rasanya normal, tapi ada yang bilang galantin beraroma berbeda.
Beberapa waktu kemudian, Markus merasakan perut keram hebat, disertai diare, menggigil, dan pusing. Ia sempat berobat ke klinik, namun gejala berlanjut hingga harus dirawat di rumah sakit. Markus kemudian menghubungi rekan guru lain yang juga mengalami gejala serupa, lalu melakukan crosscheck ke siswa. Hasilnya, tercatat sekitar 53 orang sakit setelah mengonsumsi MBG.
Hingga kini, Markus belum dapat kembali mengajar karena kondisi kesehatan masih belum pulih sepenuhnya.
Ketua Komisi D DPRD Bantul, Pramu Diananto Indratriatmo, menegaskan perlunya evaluasi serius terhadap SPPG Patalan 2. Sebab, dugaan gangguan kesehatan akibat MBG dari unit tersebut sudah terjadi dua kali. Sehingga harus ada perbaikan tata kelola agar kejadian tidak berulang.
Sumber: Tribun Jogja
#MBG #KorbanMBG #MakanBergiziGratis #DapurMBG #BadanGiziNasional
No Comments Yet...