error code:
Monitor KRISNA Pacitan
Sign-In
Verify Email Address Account Sign-Out
Menu
News
Program
Schedule Shows Specials
Program
Schedule Shows Specials
Staff

Embed The Radio Player In Your Website
Copy the code below and paste it into your website.

Download our desktop apps

Back to news

717 Orang Jadi Korban MBG di Batang Jateng, Dinas Kesehatan Temukan Cemaran Mikroba

2026-10-10 04:00:00
16
0

 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang Jawa Tengah mengonfirmasi ditemukannya cemaran mikroba dalam sampel makanan dan feses korban dugaan gangguan kesehatan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Peristiwa yang menimpa 717 orang pada 23 September 2026 tersebut kini mulai menemui titik terang setelah dilakukannya pengujian laboratorium dan investigasi epidemiologi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr. Ida Susilaksmi mengatakan, hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta sampel feses pasien menunjukkan adanya pertumbuhan bakteri.

Namun, pihak Dinkes Batang belum dapat memfokuskan satu jenis bahan makanan tertentu sebagai penyebab utama. Sebab, sampel makanan yang diuji berasal dari bank sampel SPPG, bukan dari porsi makanan yang telah diterima langsung oleh para siswa di sekolah.

Sejumlah sampel yang diperiksa mencakup nasi putih, telur bolognese, cah sayur, tahu goreng tepung, anggur, serta kualitas air bersih dan air pencucian wadah ompreng.


Mekanisme Perkembangan Mikroba

Seksi Surveilans Dinkes Batang, Nisa mengatakan, proses kontaminasi bakteri hingga dapat memicu gangguan pencernaan massal. Potensi masuknya mikroba dapat bermula dari tahapan pemasakan yang kurang matang atau kurang higienis.

Pertumbuhan bakteri kemudian tereskalasi saat proses distribusi. Kondisi wadah ompreng tertutup yang menahan suhu hangat menjadi media ideal bagi mikroba untuk berkembang biak secara cepat sebelum dikonsumsi.

Secara medis dan epidemiologis, kesesuaian gejala mual, muntah, dan pusing dengan ditemukannya mikroba pada sampel feses pasien memperkuat indikasi terjadinya keracunan makanan.

Atas insiden ini, Dinkes Batang mengimbau seluruh pihak pengelola MBG untuk memperketat standar food safety dari rantai hulu hingga hilir.


Sumber: Radar Pekalongan
 #MBG #KorbanMBG #MakanBergiziGratis #BatangJawaTengah #GerakanBawaBekal

Share This Article

Comments

Add Comment
Login to comment Verify your email to comment

No Comments Yet...

There was an error while fetching comments, Please try again later

888888888

mmmmmmmmm

ooooooooo

nnnnnnnnn

ttttttttt

uuuuuuuuu

eeeeeeeee

sssssssss

wwwwwwwww

hhhhhhhhh

rrrrrrrrr

fffffffff

iiiiiiiii

ddddddddd

aaaaaaaaa

yyyyyyyyy

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

ddd

aaa

yyy

month

88

88

day

88888

88888

UTC

88

88

hour

:

88

88

minute

:

88

88

second

am

pm

Program Lineup

Previous Article

Festival Rontek Pacitan 2026 Hadirkan Konsep Panggung Berjalan
Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mempersiapkan gelaran Festival Rontek Pacitan 2026 dengan menghadirkan konsep b
2026-07-14 10:00:00
37

Next Article

Seskab Teddy Ajak Warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026
Seskab Teddy Ajak Warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026 Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wij
2026-10-10 17:35:00
9
MonitorKRISNAPacitan
Privacy Policy Terms Of Service radio hosting internet radio hosting
Powered By Caster.fm Streaming Solutions.