Empat gunung api di Indonesia mengalami erupsi dalam rentang waktu yang berdekatan pada Minggu pagi, 6 September 2026. Hingga jam 09.00 WIB, gunung yang tercatat erupsi adalah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Semeru di Jawa Timur.
Anak Krakatau kembali erupsi jam 07.10 WIB. Gunung Ibu erupsi jam 04.55 WIT dengan kolom abu sekitar 400 meter di atas puncak. Ili Lewotolok mengalami letusan kuat pada jam 06.41 WITA dengan kolom abu sekitar 600 meter. Sementara Semeru erupsi jam 07.51 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.
Jadi istilah “erupsi bersamaan” bukan berarti keempat gunung meletus pada waktu persis sama, melainkan mengalami aktivitas erupsi pada pagi yang sama.
Dari keempat gunung tersebut, Anak Krakatau menjadi yang paling dahsyat karena sebaran abu vulkaniknya sangat luas.
BMKG pada Minggu pagi mengidentifikasi dua klaster abu. Satu bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan sekitarnya.
Klaster lain bergerak ke barat daya hingga barat laut, meliputi Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, dan Samudra Hindia.
Di sisi lain, masyarakat di sekitar Semeru Jawa Timur juga diminta tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa tinggal di negara dengan banyak gunung api aktif berarti kewaspadaan harus terus dijaga.
Sumber: Pojok Satu
#GunungApi #Erupsi #AnakKrakatau #GunungSemeru #GunungIbu #IliLewotolok #PVMBG #BencanaAlam #RadioKRISNAFMPacitan
No Comments Yet...